Jakarta, Ocean News - AP Honda—pemegang merek Honda di Thailand—sudah meluncurkan CB150R
ExMotion pada September lalu. Walau masuk di kelas yang sama, model itu
jauh berbeda dari CB150R Streefire yang ada di Indonesia.
Presiden Direktur Astra Honda Motor (AHM) Toshiyuki Inuma
menjelaskan, meski menggunakan mesin yang mirip, konsep desain keduanya
berbeda. Dimulai dari paling fundamental, rangka, keduanya juga berbeda.
CB150R ExMotion menggunakan rangka Inner Pivot Type Diamond, sedangkan
CB150R Streetfire memakai Diamond (Truss). CB150R ExMotion menggunakan
mesin PGM-FI DOHC 4 katup 1-silinder 149cc dengan pendingin cairan.
Mesin itu sudah EURO VI dengan rasio kompresi 11,3:1.
Dimensi CB150R ExMotion yaitu panjang 1.973 mm, lebar 822 mm, dan
tinggi 1.053 mm. Kelihatannya bodi ringkas, namun sebenarnya jarak whellbase nyaris mirip dengan CB150R Streefire, yaitu 1,296 m.
Desain CB150R ExMotion punya titik gravitasi dekat dengan biker, jadi
manuver bisa dikendalikan cepat. Bobot CB150R ExMotion 123 kg.
Performanya dibekali upside-down fork 41 mm dari Honda X-ADV dan monoshock.
Adapun pengereman mengandalkan cakram 296 mm dengan empat piston
untuk bagian depan dan cakram 220 mm di belakang. Terdapat varian
Anti-Lock Braking System (ABS) dengan G-sensor.
Lampu depan dan belakang menggunakan LED, sementara di dashboard
semuanya LCD. Kedua pelek berukuran 17 inci, sedangkan ukuran bannya
lebar buat mendukung kesan moge. Ban depan ukuran 110/70 dan belakang
150/60. Penampilan berotot juga didukung desain tangki bahan bakar, shroud, dan knalpot underbelly.
CB150R ExMotion dijual sejak September lalu, harganya 99.800 baht atau
sekitar Rp 39 juta buat versi standar dan 109.800 baht atau sekitar Rp
43 juta untuk versi ABS. Ada empat warna yang ditawarkan, yaitu asteroid black metallic, mat laurel green metallic, milenium red, nah kalau yang difoto adalah pearl cadet gray.







No comments:
Post a Comment