| Driver F1 End Of Season 2017 |
Paris, Ocean News - Regulasi Formula 1 akan semakin ketat ke depannya saat musim
2019 berlangsung, kali ini dengan munculnya rencana penerapan batas
berat badan pebalap, yang bertujuan pada keselamatan dan kesehatan para
pebalap itu sendiri.
FIA, saat hadiri pertemuan dengan F1 Strategy Group akan membuat
batasan bobot minimum seberat 80 kg untuk pebalap dan joknya saat berada
di dalam mobil. Batas bobot ini termasuk saat diterapkannya ballast,
sehingga bobot keseluruhan pebalap dan mobil menjadi 740 kg.
Bobot keseluruhan itu sendiri naik 6 kg dari sebelumnya, di mana
untuk mobil sendiri akan berbobot 660 kg. Meski begitu, regulasi ini
belum bersifat final dan masih akan dikaji ulang.
Batas bobot minimum saat ini adalah 734 kg, naik dari musim 2017 yang
adalah 728 kg. Di musim 2017 bobot bertambah karena mobil yang lebih
lebar dengan roda dan ban lebih lebar, demi membuat mobil lebih kencang.
Penambahan bobot tahun ini juga akan diakibatkan oleh diwajibkannya
penerapan pelindung kokpit Halo, di mana Halo itu sendiri beserta
mounting akan memiliki bobot setidaknkya 15 kg.
Dengan batas bobot minimum 80 kg, pebalap yang berbobot 70 kg akan
bisa memanfaatkan ballast sebanyak 10 kg, sementara jika pebalap
memiliki bobot 80 kg atau lebih tentu akan menjadi penalti tersendiri.
Berat badan pebalap sempat menjadi perhatian serius saat masa mesin
V8, di mana tim dan pebalap mengejar batas bobot seringan mungkin dan
banyak pebalap melakukan diet khusus untuk turunkan berat badan. Hal ini
sempat memunculkan keprihatinan terkait kesehatan para pebalap.
Sementara di awal era V6 (2014), isu tersebut sedikit mereda karena
sistem powertrain yang lebih berat tidak begitu menjadi kerugian para
pebalap yang berat badannya di atas rata-rata.
No comments:
Post a Comment