Marc Marquez mengaku belajar banyak dari
perjalanannya di ajang MotoGP di tiap musimnya. Kini pebalap Repsol
Honda itu menilai enam kemenangan seri dalam semusim tak akan cukup
menggaransi titel juara dunia.
Marquez tampil buruk di paruh
pertama MotoGP 2017. Pebalap asal Spanyol itu bahkan sempat tertinggal
38 angka di pertengahan musim, sebelum bangkit di paruh kedua. Marquez
tampil brilian dan akhirnya menyelesaikan musim dengan keunggulan 37
poin atas Andrea Dovizioso.
Setelah memenangkan titel juara dunia MotoGP
kali keempat dalam kariernya, Marquez menyatakan masih memiliki motivasi
untuk berprestasi. Tekanan dan gairah untuk memperebutkan titel juara dunia ada dalam diri saya."
"Setiap
musim saya belajar hal baru. Untuk tahun 2017, saya belajar bahwa
MotoGP merupakan kejuaraan yang sangat panjang," kata Marquez dalam
wawancara dengan Teledeporte.![]() |
| Marquez Celebrated |
"Setiap tahun saya merasa bahwa seseorang akan mengalahkan saya. Saya tak akan berpikir bahwa enam kemenangan cukup seperti tahun sebelumnya. Jadi saya harus menjaga motivasi tetap tinggi," ucap Marquez.
Marquez akan menjalani musim terakhir
kontraknya di Repsol Honda. Sejumlah spekulasi merebak terkait masa
depannya bersama tim tersebut. Sejauh ini, Marquez menyatakan bahwa ada
di Honda adalah sebuah impian yang terwujud.
Sejumlah tim sempat dihubungkan dengan Marquez, seperti KTM dan Yamaha
Sejumlah tim sempat dihubungkan dengan Marquez, seperti KTM dan Yamaha



No comments:
Post a Comment