![]() |
| Motor All New Honda CBR250RR yang Tribunnews kendarai di acara test ride 'All New Honda CBR250RR World Premiere Jouralist Test Ride' di Pulau Bali, Sabtu (12/11/2016) |
Nah versi yang sudah dimodifikasi untuk balap, ternyata juga enggak beda jauh, cuma dapat 183 km/jam.
“Bahkan sudah porting juga mentok kisaran 183 km/jam, sepertinya
memang dilimit,” ujar Angga Kurniawan, pemilik tim Honda V3BKS AR-1 NHK.
Jadi di gigi 6 motor yang dinobatkan sebagai Bike Of The Year,
OTOMOTIF Award 2017 ini, dengan ECU standar putaran mesin mentok 13.000
rpm saja. Mungkin untuk safety atau daya tahan mesin.
Tentunya batasan kecepatan maksimal ini membatasi usaha meraih waktu
lebih cepat agar kompetitif saat balap. Maka dari itu dicari cara agar
speed limit bisa dibuka.
“Dari cabut speed sensor, jumper kabel gear position, ternyata enggak
ada yang sukses,” kata Sudirjo, mekanik Honda V3BKS AR-1 NHK yang
bermarkas di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakbar ini.
“Terakhir coba tukar kabel gear position, yang untuk gigi 6 tukar
dengan gigi 1, ternyata sukses top speed naik jadi 193 km/jam. Catatan
waktu Nico Julian di Sentul juga lebih tajam 2 detik, dari 1:49 jadi
1:47,” papar Dirjo, sapaannya.
Untuk info tambahan, gigi 1 sampai 5 takometer CBR250RR bisa sampai 14.100 rpm. Sedang gigi 6 malah cuma 13.000 rpm.
Nah karena kabelnya ditukar, gigi 6 kini bisa sampai 14.100 rpm.
Bagaimana caranya? Ternyata sangat mudah, hanya memindahkan posisi kabel
di soket gear position.
“Yang ditukar posisi antara kabel biru-hitam dan
kuning-merah ,” terang Dirjo. Jadi saat gigi 1 gear position akan
menampilkan gigi 6, sebaliknya gigi 6 tertera gigi 1.
Mau ikutan coba? Pertama tentu fairing kiri mesti dilepas, karena soket hitam berisi 7 kabel ini berada di sebelah kiprok.
Setelah lepas soketnya, gunakan alat bantu seperti obeng minus tapi
kecil dan tajam untuk melepas kabelnya. “Pertama lepas plastik putih di
dalamnya dengan dicongkel, lalu angkat pengunci skun
kabelnya dan tarik kabel dari sisi belakang.
Jika sudah tinggal tukar posisi keduanya,” lanjut Dirjo.
Nah beres deh, sekarang top speed bisa naik dengan ECU standar

No comments:
Post a Comment