Jakarta, Ocean News - Pembalap Ducati Corse sekaligus runner up tahun lalu, Andrea
Dovizioso memang hanya menduduki posisi kedelapan tercepat pada hari
kedua uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada Senin
(29/1), meski begitu ia telah menemukan banyak hal positif dari program
uji coba yang ia jalani seharian.
Memang tak semua rencana
Dovizioso terpenuhi, namun ia berhasil melakukan perbandingan antara
Desmosedici GP17 yang ia pakai tahun lalu dengan motor baru, Desmosedici
GP18. Rider berusia 31 tahun ini pun menyatakan bahwa sasis baru yang
terpasang pada GP18 telah menghadirkan peningkatan di corner entry.
"Saya sangat nyaman, bahkan lebih baik dari kemarin. Kami kembali melakukan perbandingan antara motor lama dan baru. Kami lebih paham soal detail-detail kecil, positif dan negatif, jadi saya sangat senang. Saya mencatat waktu yang baik di momen terpanas. Jika Anda cepat saat lintasan sepanas 50 derajat, berarti motor Anda bekerja dengan baik.
"Pada 1,5 jam terakhir, kami
berencana menjajal dua perangkat baru dan menjajal ban, karena
kondisinya sedang bagus. Sayangnya ada beberapa masalah, saya tak bisa
mulai di saat yang tepat. Jadi kami kehilangan waktu pada siang hari.
Tapi secara keseluruhan, ini hari yang sangat baik," lanjut rider Italia
ini.
Menurut Dovizioso, Ducati mengambil keputusan tepat
dengan tak melakukan perubahan radikal pada Desmosedici, karena
menurutnya versi GP17 sudah memiliki pondasi yang cukup baik untuk
tampil kompetitif di Sepang. Jadi dengan sedikit modifikasi dari GP17,
GP18 kini jauh lebih nyaman dikendarai.
"Kini kami jauh lebih baik saat masuk tikungan. Dengan motor 2017, saya mencatat waktu yang baik. Tapi saya lebih nyaman di atas motor 2018 di beberapa bagian lintasan. Saya agak terkejut dan senang soal ini. Tapi kami tak punya banyak waktu untuk mengendarai motor baru, jadi kami belum tahu apakah ada margin di antara keduanya," tutupnya.


No comments:
Post a Comment