Jakarta - Ancaman seringnya mengalami kecelakaan tak menghalangi seorang pembalap merebut gelar juara dunia MotoGP. Kalimat itu cocok untuk menggambarkan perjalanan Marc Marquez pada musim 2017.
Sehebat-hebatnya Marquez di MotoGP
2017, ia juga tak bisa disebut sebagai pembalap yang sempurna. Itu
karena ia memiliki kebiasaan buruk di mana ia selalu mencoba untuk
melebihi batas.
Akibatnya, terjatuh menjadi sesuatu yang akrab dengan pembalap Repsol
Honda itu. Tercatat, sudah 27 kali The Baby Alien harus mencium aspal
sepanjang musim lalu. Ia hanya kalah dari Sam Lowes, pembalap Aprilia
yang sudah 31 kali terjatuh.
Tentu saja, hal tersebut menjadi sebuah catatan buruk. Namun,
pembalap Ducati, Jorge Lorenzo justru melayangkan pujian. Ia menilai The Baby Alien sebagai pembalap dengan karakteristik yang unik.
"Marquez adalah sosok spesial, berbeda dengan pembalap lain, jauh
lebih agresif, tidak takut tabrakan, ia pernah sakit hati, jadi
kepercayaan dirinya tidak mengambil risiko. tapi begitulah cara dia
balapan, mentalitas, hingga cara hidupnya," kata Lorenzo, dilansir Tuttomotoriweb.
Jika melihat perjalanan Marquez, ia memang layak disebut sebagai
pembalap yang spesial. Bahkan, ia mungkin satu-satunya pembalap saat ini
yang berpeluang melampaui sembilan gelar juara dunia milik Valentino Rossi.
Buktinya, baru berusia 24 tahun, ia sudah mengumpulkan empat gelar
juara dunia MotoGP. Dan MotoGP 2017 adalah musim kelimanya di kelas
utama. Kini ia pun sudah mengumpulkan enam gelar juara dunia. Artinya,
ia hanya butuh empat gelar di sisa kariernya untuk melampaui pencapaian
Rossi.
"Setiap pembalap memiliki kelebihannya. Marquez agresif dan tidak
takut terjatuh. Itu bekerja untuknya. Positifnya bagi Marc adalah
sebelum balapan ia sedikit menganalisis. Ia belajar di daerah di mana ia
bisa melaju lebih kencang untuk mengurangi risiko cedera," jelas
X-Fuera.
Statistik Marquez di MotoGP 2017
125cc: 46 balapan, 10 menang, 14 podium, 14 pole, 9 fastest lap, 467 poin
Moto2: 32 balapan, 16 menang, 25 podium, 14 pole, 7 fastest lap, 579 poin
MotoGP: 90 balapan, 35 menang, 63 podium, 45 pole, 37 poin, 1.534 poin
Moto2: 32 balapan, 16 menang, 25 podium, 14 pole, 7 fastest lap, 579 poin
MotoGP: 90 balapan, 35 menang, 63 podium, 45 pole, 37 poin, 1.534 poin



No comments:
Post a Comment