Jakarta, Ocean News - Kekosongan tim satelit Yamaha pasca Tech 3 memutuskan untuk
tidak lagi menggunakan mesin dan motor M1 pada tahun depan menjadi
kabar yang sangat seksi di ajang MotoGP. Sejumlah tim secara terang-terangan mulai mengajukan penawaran kepada produsen asal Jepang tersebut.
Seperti dilaporkan Autosport, Sabtu (24/2/2018), dua tim
satelit Ducati yakni Angel Nieto Team dan Avintia Racing, mengungkapkan
ketertarikan mereka sebagai tim konsumen Yamaha tahun depan. Tidak salah
jika dua tim tersebut begitu tertarik menggunakan M1 Yamaha di MotoGP.
Hal ini tak lepas dari capaian Tech 3 yang berhasil memberikan
perlawanan sengit di tahun lalu. Melalui Johann Zarco, tim satelit yang
berbasis di Prancis ini sukses menjadikan pembalapnya itu menerima
penghargaan sebagai pembalap muda terbaik di MotoGP 2017.
Deretan prestasi yang diraih yakni merebut tiga podium melalui Johann
Zarco, gelar Rookie Terbaik 2017, dan satu podium lewat Jonas Folger.
Melihat keberhasilan itu tak sedikit tim yang tertarik untuk bekerja
sama dengan Yamaha.
Namun begitu, tim Garpu Tala sejauh ini belum memutuskan apakah akan
tetap menurunkan tim satelit tahun depan atau tidak. Tapi rumor yang
berkembang mengarah kepada Valentino Rossi.
Ya,Yamaha
sepertinya akan melakukan ekspansi dengan berkolaborasi dengan tim
milik Rossi di kelas MotoGP, VR46. Tapi ini masih menjadi tanda tanya
mengingat The Doctor masih belum terlihat ada tanda-tanda bakal pensiun
sebagai pembalap MotoGP.
Rossi seperti biasa belum mau menjawab setiap ditanya masa depannya. The Doctor selalu beralasan masih menunggu beberapa seri awal MotoGP sebelum memberikan jawaban.
"VR46 sudah terlibat di MotoGP, bersama Valentino dan tim pabrik Yamaha. Sulit untuk menginginkannya lagi," kata Tebaldi seperti dikutip dari GPOne, Sabtu (24/2/2018).
"Tentu saja berita bahwa Tech3 dan Yamaha akan berpisah telah membuat keributan di sekitar kita dan juga menyebabkan banyak berita palsu. Saat ini kami tidak berencana untuk membuat tim di MotoGP,"katanya.
Pernyataan Tebaldi setidaknya menyiratkan sebuah pertanda bahwa VR46 benar-benar tidak berniat mengajukan proposal untuk menjadi tim satelit Yamaha tahun depan. Tapi situasinya akan berbeda jika Rossi memutuskan pensiun dari ajang balap motor.
Rossi seperti biasa belum mau menjawab setiap ditanya masa depannya. The Doctor selalu beralasan masih menunggu beberapa seri awal MotoGP sebelum memberikan jawaban.
Dibantah
Belum juga menemui kepastian soal tim satelit, VR46 sudah membantah bakal gabung dengan Yamaha.Spekulasi tersebut langsung dibantah CEO VR46, Alberto 'Albi' Tebaldi. Dia berkata terlalu dini untuk menyebut jika tim milik The Doctor bakal terlibat di ajang MotoGP tahun depan."VR46 sudah terlibat di MotoGP, bersama Valentino dan tim pabrik Yamaha. Sulit untuk menginginkannya lagi," kata Tebaldi seperti dikutip dari GPOne, Sabtu (24/2/2018).
"Tentu saja berita bahwa Tech3 dan Yamaha akan berpisah telah membuat keributan di sekitar kita dan juga menyebabkan banyak berita palsu. Saat ini kami tidak berencana untuk membuat tim di MotoGP,"katanya.
Pernyataan Tebaldi setidaknya menyiratkan sebuah pertanda bahwa VR46 benar-benar tidak berniat mengajukan proposal untuk menjadi tim satelit Yamaha tahun depan. Tapi situasinya akan berbeda jika Rossi memutuskan pensiun dari ajang balap motor.


No comments:
Post a Comment